Fitur Cloud Backup MikroTik memungkinkan Anda menyimpan file backup konfigurasi router (File Binary .backup) di server cloud milik MikroTik. Fitur ini sangat berguna untuk disaster recovery, reset konfigurasi, atau penggantian perangkat tanpa harus menyimpan file backup secara manual ke internal storage router, PC atau File Server.
Persiapan dan Konsep Dasar
- RouterOS minimal v6.44++ — Fitur Cloud Backup mulai tersedia di RouterOS v6.44 keatas dan contoh dokumentasi ini menggunakan RouterOS v7.22++.
- Koneksi Internet: Router MikroTik Anda harus sudah memiliki akses internet. Yang harus bisa mengakses server
cloud2.mikrotik.commenggunakan UDP dan TCP port15252, karena koneksi Cloud Backup berjalan lewat host dan port tersebut. - Routerboard / Arsitektur yang sudah support IP Cloud.
Cara Backup ke Cloud MikroTik
Metode lain untuk menyimpan file backup mikrotik di internal storage, Anda dapat menyimpan hasil backup langsung ke server Cloud Mikrotik gratisan dengan melakukan proses create and upload backup cloud menggunakan Winbox maupun CLI.
- Melalui Winbox -> Buka Menu Files
- Tab Cloud Backup
- Klik tombol Upload, lalu isi parameter:
- Action:
create and upload(untuk buat backup baru kemudian upload ke cloud) - Name: (nama file)
- Password: (isi password backup anda) Di Mikrotik v7 password wajib diisi.
- Klik Start. Tunggu hingga selesai dan file backup akan muncul di daftar cloud.
- Action:
Melalui Terminal (CLI)
/system backup cloud upload-file action=create-and-upload name="BackupMikrotikCloud" password="PasswordAnda"
Jika kita mau menjalankan backup otomatis misalnya backup ke cloud otomatis seminggu sekali bisa lihat contoh implementasi nya di Script Backup ke Cloud MikroTik Otomatis.
Cara Restore dari Cloud MikroTik
Proses restore dari cloud perlu dua tahap: download file dari cloud terlebih dulu ke internal storage router, kemudian restore dengan cara biasa.
- Melalui Winbox -> buka menu Files -> tab Cloud Backup.
- Cari file backup Anda pada daftar, klik kanan lalu pilih Download. File otomatis berpindah ke Files storage router dengan ekstensi
.backup. - Ke tab Files, klik sekali pada file
.backupyang baru didownload, lalu klik tombol Restore. - Masukkan Password yang Anda buat saat proses backup.
- Klik Restore sekali lagi untuk konfirmasi. Router akan melakukan reboot otomatis.
- Cari file backup Anda pada daftar, klik kanan lalu pilih Download. File otomatis berpindah ke Files storage router dengan ekstensi
Melalui Terminal (CLI)
# Cek nomor indeks file di cloud
/system backup cloud print
# Download file tersebut (misalkan nomor indeks 0)
/system backup cloud download-file number=0
# Lakukan proses restore setelah file didownload
/system backup load name="BackupMikrotikCloud.backup" password="PasswordAnda"
Restore ke Perangkat Baru / Pengganti
Jika router lama Anda rusak total dan Anda ingin restore backup cloud tersebut ke router baru (dengan model yang sama), Anda memerlukan Secret Download Key dari router lama.
- Pada router lama (sebelum rusak/saat masih aktif), kunci ini bisa dilihat lewat CLI dengan perintah
/system backup cloud printatau di Winbox -> menu Files -> tab Cloud Backup -> klik 2x File yang ada di list. Catat secret-download-key nya. - Download file backup cloud di router baru yang terkoneksi internet, jalankan perintah CLI berikut:
/system backup cloud download-file secret-download-key="SECRET-DOWNLOAD-KEY-ROUTER-LAMA"
Setelah file terdownload ke router baru, lakukan proses restore seperti biasa menggunakan password enkripsinya.
Catatan Penting Penggunaan Cloud Mikrotik
- MikroTik hanya menyediakan satu slot penyimpanan cloud gratis per perangkat. Jika membuat backup cloud baru, file lama akan otomatis tertimpa atau perlu dihapus terlebih dahulu.
- Ukuran file backup maksimal yang diizinkan masuk ke server cloud adalah 15 MB.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apakah Cloud Backup bisa dipakai untuk clone konfigurasi ke Routerboard lain?
Secara teknis, backup bisa didownload ke routerboard lain menggunakan secret-download-key, namun direkomendasikan restore dilakukan pada perangkat yang sama dengan tipe/model dan versi RouterOS yang sama, karena backup merupakan binary clone yang mencakup MAC address dan berbagai state lainnya.
Apakah Cloud Backup bisa dijadwalkan otomatis (harian/mingguan)?
Bisa, Anda bisa pakai script dan scheduler untuk membuat backup dan meng-upload ke Cloud secara berkala. Contoh skenario di Script Backup ke Cloud MikroTik Otomatis.
Kesimpulan
Cloud Backup di MikroTik adalah solusi praktis dan aman untuk mitigasi risiko kehilangan data konfigurasi router yang disimpan langsung ke server Cloud MikroTik, sehingga proses restore menjadi lebih mudah saat terjadi reset konfigurasi, rusak, atau update besar.