1. Home
  2. Docs
  3. Linux
  4. Networking
  5. Mengukur Latency (RTT) Packet Loss Dengan fping di Linux

Mengukur Latency (RTT) Packet Loss Dengan fping di Linux

fping adalah utilitas ping yang lebih cepat dan fleksibel dibandingkan ping biasa. Berbeda dengan ping yang mengirimkan paket secara berurutan ke satu host, fping dirancang untuk melakukan ping ke banyak target secara paralel (round-robin). Hal ini membuat proses network discovery dan monitoring menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Dengan fping, Anda dapat mengukur latency, packet loss, uptime, dan reachability.

Misalnya kita mau mencari masalah apakah di internal lokal kita atau upstream ISP, biasanya kan kalau pakai ping biasa kita harus buka Terminal beda-beda (ping ip router, ping pc server, ping 1.1.1.1) trus kita jejerkan. Dengan fping kita bisa paralel langsung ke banyak host dalam 1 perintah.

Perbedaan fping vs ping

Fiturpingfping
Target1 host per eksekusiBanyak host paralel
OutputPer paketRingkasan per host
LoopDefault manual (-t)Native (-l)
Packet loss displayAkhir sesiReal-time per host
Use caseTroubleshooting cepatMonitoring skala besar

Persiapan dan Prasyarat

Cara Install fping

Debian/Ubuntu:

sudo apt update && sudo apt install fping -y

RHEL/CentOS/Rocky/AlmaLinux:

sudo dnf install fping -y

Arch Linux:

sudo pacman -S fping

macOS (via Homebrew):

brew install fping

Hak Akses

fping memerlukan hak akses root atau capability CAP_NET_RAW:

sudo setcap cap_net_raw+ep $(which fping)

Konsep Dasar Metrik

MetrikDefinisiTarget Ideal
Latency (RTT)Waktu bolak-balik paket (ms)< 20 ms (excellent), < 100 ms (acceptable)
Packet LossPersentase paket yang hilang0% (target), < 1% (tolerable)
JitterVariasi latency antar paketSemakin rendah semakin baik
UptimePersentase availability host99.9%+

Untuk mengukur test kapasitas Throughput Bandwitdh kita bisa gunakan iperf3 yang bisa Anda coba lihat di dokumentasi [Cara Pakai iperf untuk Test Bandwidth Throughput di Jaringan]

Contoh Cara Penggunaan fping

Mengukur Latency Dasar

Nge-ping 3 host sekaligus ke ip gateway router internal, ip dns cloudflare dan ip dns google, karena kita mau mencari masalah apakah di internal lokal kita atau upstream ISP.

fping -e 192.168.99.1 1.1.1.1 8.8.8.8

Outputnya:

192.168.99.1 is alive (4.50 ms)
1.1.1.1 is alive (3.40 ms)
8.8.8.8 is alive (17.7 ms)

Monitoring dengan Statistik

Untuk monitoring real-time dengan ringkasan statistik, gunakan opsi -l (loop) dan -s (summary):

fping -l -s 192.168.99.1 1.1.1.1 8.8.8.8

Tekan Ctrl+C untuk menghentikan dan melihat ringkasan:

192.168.99.1 : [0], 64 bytes, 2.82 ms (2.82 avg, 0% loss)
1.1.1.1      : [0], 64 bytes, 3.50 ms (3.50 avg, 0% loss)
8.8.8.8      : [0], 64 bytes, 15.9 ms (15.9 avg, 0% loss)
...
...

192.168.99.1 : xmt/rcv/%loss = 4/4/0%, min/avg/max = 1.46/2.47/2.99
1.1.1.1      : xmt/rcv/%loss = 4/4/0%, min/avg/max = 3.34/3.89/4.55
8.8.8.8      : xmt/rcv/%loss = 4/4/0%, min/avg/max = 15.2/15.6/15.9

       3 targets
       3 alive
       0 unreachable
       0 unknown addresses

       0 timeouts (waiting for response)
      13 ICMP Echos sent
      12 ICMP Echo Replies received
       0 other ICMP received

 1.46 ms (min round trip time)
 7.31 ms (avg round trip time)
 15.9 ms (max round trip time)
        4.001 sec (elapsed real time)

Mengukur Packet Loss

Gunakan opsi -c (count) untuk mengirim jumlah paket tertentu:

fping -c 100 -p 100 192.168.99.1 1.1.1.1 8.8.8.8

Parameter:

  • -c 100 = kirim 100 paket
  • -p 100 = interval 100 ms antar paket

Output akan menampilkan persentase packet loss per host secara real-time.

Monitoring dengan Interval Kustom

Untuk monitoring jangka panjang dengan interval tertentu:

fping -l -i 1000 -p 5000 -b 56 192.168.99.1 1.1.1.1 8.8.8.8

Parameter:

  • -l = loop terus-menerus
  • -i 1000 = interval minimum 1000 ms antar host
  • -p 5000 = period 5000 ms antar ping ke host yang sama
  • -b 56 = ukuran payload 56 byte

Network IP Scan (Network Sweeping)

Ini adalah fitur yang paling sering digunakan untuk network discovery. Gunakan flag -g (generate) untuk mendefinisikan range IP atau subnet mask, dan -a (alive) agar sistem hanya menampilkan host yang up / reply saja.

fping -a -g 192.168.99.0/24 2>/dev/null

Menyimpan Hasil ke File (Logging)

Untuk logging otomatis berikut dengan timestamp:

fping -l -D -p 10000 192.168.99.1 1.1.1.1 8.8.8.8 | tee -a /var/log/fping.log

Parameter -D menambahkan timestamp Unix ke setiap baris output.

Kesimpulan

fping adalah alat yang efisien untuk mengukur kualitas jaringan di Linux. Keunggulannya terletak pada kemampuannya menguji banyak host secara paralel dengan output yang ringkas namun informatif. Dengan memahami metrik seperti latency, packet loss, dan uptime, masalah jaringan dapat terdeteksi lebih awal.

Referensi:

Tags ,
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted